DRIVEN BY PASSION
POLISHED BY INNOVATION

Kue-kue Kartika Sari® yang menjadi oleh-oleh favorit Anda adalah resep turun-menurun keluarga Ibu Ratnawati yang didapatkan sejak jaman kolonial Belanda. Koleksi resep disimpan dengan baik dan diteliti, sebelum diterapkan ke produk-produk Kartika Sari® agar kualitas dan rasa tetap terasa sempurna. Layanan dan bahan-bahan profesional dari Unilever Food Solutions, adalah salah satu perusahaan jasa makanan terkemuka di dunia yang juga mendukung bisnis Kartika Sari® hingga kini.

Seperti halnya puff pastry, begitu juga dengan bisnis Kartika Sari®. Awalnya biasa saja, kelihatannya hanya seperti sebentuk adonan polos. Tapi, begitu masuk ke dalam oven, wih, lapis demi lapis mulai mengembang hingga menjadi lapisan kulit yang renyah dan lekker (padahal tidak pakai ragi atau bahan pengembang kue, lho!) Kok bisa ya? Ternyata, kuncinya ada pada passion atau ketekunan. Bayangkan, ratusan lapis adonan yang sudah tipis-tipis itu terus digulung, ditarik, dilipat, digulung lagi, ditarik lagi, dilipat lagi, dan terus begitu sampai dapat konsistensi yang diinginkan.

Bisnis Kartika Sari® juga kurang lebih begitu. Anda pasti tidak menyangka jika toko oleh-oleh makanan khas Bandung ini lahir dari ‘keisengan’ seorang ibu yang sangat hobi mengulik aneka resep kue dan roti di rumahnya. Mulai dari pesanan mulut-ke-mulut sebatas lingkungan kerabat, hingga akhirnya toko kue Kartika Sari® resmi pertama kali ada pada tahun 1974, dengan kue andalan pisang bollen.

Secara bisnis –suka tidak suka– kita harus terus berinovasi, harus mengikuti perkembangan teknologi industri makanan agar setiap gigitan yang dinikmati konsumen tetap terjaga kualitasnya, harus menghadapi pesaing yang terus bermunculan, harus mengantisipasi daya beli masyarakat yang naik-turun, dan seterusnya.

KARTIKA SARI MENDUKUNG POTENSI LOKAL

KAMI SELALU MENGGUNAKAN PISANG HASIL PANEN PETANI LOKAL

Ketekunan itu akhirnya sepadan dengan pencapaian Kartika Sari® Group saat ini. Tidak ada yang pernah menyangka jika pisang bollen akan menjadi primadona. Sampai-sampai pernah ada kejadian konsumen dari luar kota Bandung yang rela menunggu pisang bollen matang keluar dari oven. Konsistensi dan ketekunan itulah yang ditularkan oleh Ibu Ratnawati Purnomo kepada generasi ke-2 Kartika Sari® Group, dan juga kepada para pegawai yang rata-rata sudah bekerja puluhan tahun di Kartika Sari®.

Hingga kini, Kartika Sari® Group kini telah memiliki memiliki 9 outlet besar yang tersebar titik-titik lokasi jalan utama di kota Bandung, dan berkembang menjadi dua divisi utama: Kartika Sari® untuk kue puff & Kartika Toast untuk produk keringan yang memiliki masa simpan lebih lama – untuk didistribusikan ke supermarket dan minimarket di seluruh Indonesia.

Terbukti kan, yang namanya buatan ibu memang homemade terbaik…